Sabtu, 25 Januari 2014

Gejala Stres



Tahap pertama, biasanya orang menjadi bersemangat besar, penglihatan menjadi lebih tajam dan kemampuan menyesuaikan pekerjaan lebih besar dari biasanya. Cuma tak disadari bahwa cadangan energinya menjadi menipis.
Tahap kedua, dampak stress yang menyenagkan mulai timbul dan keluhan-keluhan akibat cadangan energy tak cukup. Gejalanya : keletihan, gangguan system pencernaan, disertai jantung berdebar, tekanan darah naik, rasa tegang di otot punggung dan tengkuk. Juga timbul perasaan-perasaan tak enak, tak puas, khawatir, cemas, tertekan, rendah diri, jenuh/bosan.
Tahap ketiga, ditandai dengan sering muncul gangguan tadi dan mulai sulit tidur (insomnia). Pada tahap ini konsultasi dengan dokter harus dilakukan, kecuali sterssornya dikurangi dan tubuh mendapat kesempatan beristirahat.
Tahap keempat, mulai timbul kesulitan dalam kemampuan untuk menanggapi situasi, tidur semakin sulit, mimpi tegang sering muncul. Konsentrasi menurun drastic, ditambah adanya perasaan takut yang tak jelas sebabnya.
Tahap kelima, hal-hal pada tahap keempat semakin menghebat. Penderita merasa sangat takut, sehingga mirip panic. Tahap terakhir, selanjutnya muncul gejala sesak napas, badan gemeteran, keringat berlebihan dan mudah kehilangan tenaga. Dan ini sering mengakibatkan pendderita pingsan.

Anatomi Stres



Stress adalah kondisi perasaan tidak enak atu tertekan baik secara fisik maupun psikologis, yang disebabkan persoalan-persoalan di luar kendali kita. Stress merupakan respon umum terhadap perubahan; bentuknay tergantung persepsi diri tentag persoalan atau perubahan tersebut. Stress tidak melalui berkonoti negative, sebab kita pun membutuhkannya untuk merangsang kemajuan dan kreativitas.
Beragam, mulai tuntutan kebutuhan hidup, tekanan dalam pekerjaan, konflik dengan orang lain, komunikasi suami-istri, persoalan anak-anak hingga masalah jalanan yang macet dan semrawut. Bagi ibu-ibu rumah tangga, masalah pekerjaan yang tidak ada habisnya dan ank-anak yang sulit diatur juga bisa menjadi pemici stress.
Stress akan mempengaruhi tubuh, [erilaku dan pikiran. Dapat menimbulkan kegelisahaan, was-was, tidak nyaman, sulit tidur, tertekan, takut hingga gangguan fisik. Jika tidak diatasi, stress dapat mengganggu pola interaksi dengan orang lain termasuk anak-anak. Umumnya orang stress mudah tersinggung, marah yang tak terkendali (sulit mengontrol emosi) atau berdiam diri (melamun dan menarik diri dari pergaulan).

Senin, 20 Januari 2014

Disiplin, Bisa.!



Disiplin, banyak yang mengatakan sulit menerapkannya. Namun, sesungguhnya tidak jikalau sejak dini atau minimal sejak masa kanak-kanak diterapkan. Masa kanak-kanak lebih mudah untuk diajak dalam suatu hal entah itu positf maupun negative. Untuk itu orang tua dan keluarga hendaknya mengawasi dan mengajarkan serta membenarkan anak-anak tapi tidak menuntut bahkan melarang-larang hal yang wajar. Hal positif yang bisa diajarkan ke anak-anak salah satunya yakni menerapkan kedisiplinan. Kedisiplinan mengajarkan pada anak untuk mengontrol diri, mnghargai waktu , aturan dan orang lain yang disekitarnya. Keluarga khususnya orang tua bisa membantu dengan beberapa hal  semisal dengan membuat peraturan dirumah. Dan untuk menerapkannya harus memperhatikan beberapa hal yakni :
1.       Dalam hal ini jangan terlalu menekan anak karena nanti akan menjadikan anak bosan. Dan dalam membuat peraturan haruslah konsisten. Orang tua harus juga menerapkan nya agar menjadi contoh anak.
2.       Dalam tahap awal memang anak sulit menaati. Maka, orang tua jangan putus asa untuk mengingatkan anak, karena anak tidak dapat langsung memahami.
3.       Jangan menyalahkan anak secara berlebihan. Pahami terlebih dahulu kesalahannya. Bisa jadi dia tidak salah dan jika terlalu menyalahkan justru anak akan melakukan hal yang dituduhkan itu.
4.       Jika anak melanggar. Buatlah hukuman yang mendidik dan sewajarnya dan tidak memberatkan . Semisal dengan menyapu rumah selama 3hari setiap sore atau yang lainnya. Hal ini dilakukan agar ana belajar dari kesalahan yang diperbuatnya.
Jika anda belum menerapkannya dan membiasakanya, mulailah dari sekarang. Karena tidak ada kata terlambat untuk memulai kedisiplinan ini. Hal positif memang susahsusah gampang dikerjakan tapi akan terlihat manfaatnya kelak.

Hiperaktif



Hiperaktif menurut Nelson adalah istilah gangguan kekurangan perhatian menandakan gangguan-gangguan sentral yang terdapat pada anak-anak, yang sampai saat ini dicap sebagai menderita hiperaktivitas, hiperkinesis, kerusakan otak minimal atau disfungsi serebral minimal. Hiperaktif adalah kelaian psikis yang ditandai dengan tidak bisa diam, sulit dikendalikan karena ada kerusakan pada system saraf otak, dan biasanya mengalami kejang-kejang atau epilepsi.
Ciri-ciri hiperaktif :
  1. Kesulitan dalam memfokuskan perhatian terhadap sesuatu hal.
  2. Tidak memberikan perhatian terhadap sesuatu yang detail.
  3. Tidak mau dan enggan untuk mendengarkan orang lain.
  4. Tidak bisa bermain dengan tenang.
  5. Tidak bisa tinggal diam di tempat.
Cara mengatasi menghadapi anak hiperaktif ini dengan penggunaan obat, pengaturan makanan, hindari pemanjaan, menciptakan lingkungan yang tenang, memilih acara TV dengan hati- hati, gunakan tenaga ekstra dengan tepat, membimbing dalam kebenaran. Ini adalah tips mengatasi hiperkatif dari Dr. Mary Go Setiawani (2000: 137-141).
Menurut para ahli, mengatasi hiperaktif dengan obat masih mengalami kontroversi dan sebelum mencapai obat hendaknya melakukan terapi terlebih dahulu. Jika tidak mampu barulah ke obat. Karena dengan menggunakan obat yang secara terus menerus meskipun sudah terprediksi dosisnya namun nantinya akan merusak system saraf pada tubuh sihiperaktif tersebut serta akan mengalami ketergantungan pada obat sampai dewasa.


Selasa, 07 Januari 2014

Penyebab Ngantuk

Ternyata ada banyak penyebab yang melatarbelakangi mengapa seseorang menguap dan mengantuk bahkan di jam yang produktif. Let’s check it out!
1. Kurang Istirahat
Normalnya, tidur yang cukup orang dewasa adalah 6-8 jam. Secara fisilogis tubuh kita akan menjadi seperti alarm yang mengingatkan kita untuk beristirahat apabila waktu istirahat yang cukup tersebut tidak terpenuhi. Akibatnya, tubuh akan memberikan respon berupa rasa kantuk bahkan di jam-jam yang produktif. Apabila kita mengindahkan kode tersebut, dan pergi tidur meskipun sejenak, maka setelah bangun tubuh kita akan terasa segar kembali. Hal ini disebabkan pada saat tidur, tubuh akan memanfaatkan zat kelelahan (asam laktat) untuk diolah kembali di dalam hati sebagai cadangan tenaga. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah jadwal terbaik tubuh mengolah asam laktat ini. Dalam mekanisme alami yang terjadi dalam tubuh kita, asam laktat ini diolah dalam hati untuk menjadi cadangan tenaga di malam hari sekitar pukul 00.00 sampai dengan 02.00. Oleh sebab itu, pastikan tubuh dalam keadaan istirahat di jam tersebut. Selain membantu memproduksi tenaga, jam tersebut juga rentan dengan jadwal kerja hati dalam mengeluarkan racun tubuh yang akan berjalan baik jika dalam keadaan istirahat.
2. Kekurangan Oksigen
Jika tubuh memberikan respon kantuk, bias jadi hal ini mengindikasikan bahwa tubuh kekurangan oksigen. Pasalnya, oksigen sangat diperlukan oleh sel-sel otak untuk melakukan aktifitas rutin sehari-hari. Apabila oksigen yang beredar di darah kurang mencukupi kebutuhan metabolisme dasar, maka otakpun akan kekurangan oksigen, dan cenderung memberikan respon seperti mengantuk. Kekurangan oksigen bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya kurangnya asupan zat besi seperti yang terdapat dalam sayur bayam, ati, daging merah, dll. Kekurangan zat besi menyebabkan gangguan pembentukan sel darah merah (eritrosit) yang akan menyebabkan seseorang menderita anemia. Eritrosit mengandung hemoglobin dimana fungsi hemoglobin adalah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jadi, rendahnya eritrosit dalam tubuh menyebabkan hemoglobin juga rendah, dan oksigen yang disebar ke tubuh juga rendah.
3. Makan Berlebihan
Kalori seharusnya memang memberikan energi untuk beraktifitas. Akan tetapi kenapa setelah makan banyak kita malah menjadi mengantuk? Jawabannya ada pada makanan yang kita makan. Mengonsumsi karbohidrat, makanan berlemak, dan makanan yang mengandung gula tinggi secara berlebihan meyebabkan tubuh kita cepat mengantuk. Hal ini disebabkan makanan yang mengandung lemak, gula, dan karbohidrat merupakan makanan yang paling banyak memberikan perubahan hormon dalam tubuh. Sebab, ketiganya memicu respon saraf dengan cepat saat makanan mencapai usus halus. Respon tersebut akan diterima saraf parasimpatis yang kemudian akan memberikan informasi pada tubuh untuk memperlambat gerak tubuh dan lebih fokus dalam mencerna makanan.
4. Mengonsumsi Terlalu Banyak Makanan Manis
Memang makanan manis, tak hanya enak dilihat tetapi juga enak dirasa. Akan tetapi tahukan bahwa setelah mengonsumsi banyak makanan manis yang rasanya enak itu kita akan lebih rentan terhadap rasa kantuk? Hal ii berkaitan dengan hormone insulin. Hormone insulin yang akan ikut meningkat setelah mengonsumsi kelebihan glukosa tersebut akan mempengaruhi produksi hormone serotonin dan melatonin yang sangat berhubungan dengan pemicu rasa kantuk dan kebahagiaan.
5. Makan Banyak di Malam Hari
Sebaiknya makan malam tidak di atas jam delapan malam, atau setidaknya minimal satu jam sebelum tidur. Dan jangan makan banyak di malam hari. Jika Anda makan malam di atas jam delapan dan langsung tidur maka Anda mematikan fungsi insulin yang membuat kadar gula darah menjadi naik atau turun. Akibatnya, kita akan mudah terbangun di malam hari dan sulit tertidur lagi. Padahal, makan banyak tersebut membuat kita merasa mengantuk. Akan tetapi gangguan insulin yang menyertainya membuat kita sulit tertidur nyenyak. Dan hal ini berkaitan lagi dengan rasa kantuk setelahnya di jam produktif akibat sulit tidur nyenyak di malam harinya.
6. Alarm Tubuh terhadap Gejala Stroke
Jika gejala tersebut dialami oleh orang berusia lanjut dan sering, berarti orang tersebut perlu waspada. Berdasarkan hasil penelitian ilmuwan Amerika Serikat (AS) yang dipimpin oleh Dr. Bernadette Boden-Albala, asisten professor bidang neurologi pada Universitas Columbia, New York, AS, rasa kantuk yang berlebihan setiap hari merupakan tanda awal serangan stroke. Penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang sering mengantuk berisiko mengalami serangan stroke dua hingga empat kali lebih tinggi. Bagaimana mengenali rasa kantuk yang biasa dan rasa kantuk yang tidak biasa ini? Biasanya rasa kantuk yang dimaksudkan sebagai alarm tubuh terhadap gejala stroke ialah orang berusia lanjut yang mudah tertidur dalam berbagai situasi. Misalnya saja, mereka yang mudah tertidur ketika sedang menonton televisi di ruang tamu, duduk, saat berbicara bersama, duduk terdiam, setelah makan siang tanpa mengonsumsi alcohol, atau parahnya yang tiba-tiba berhenti mengemudi saat berkendara. Menariknya, dalam penelitian tersebut dikatakan “selama dua tahun, pada orang yang beberapa kali suka mengantuk dalam sehari memiliki risiko terkena stroke 2,6 kali lebih besar. Sementara orang yang mengantuk secara sangat berlebihan, risiko terkena stroke meningkat menjadi 4,5 kali lebih besar”.
7. Mata Minus
Lensa mata yang mengalami myopia (mata minus), apabila tidak dikoreksi sesuai dengan kebutuhan mata, maka akan menyebabkan mata mudah lelah dan mudah mengantuk saat kita sedang membaca. Untuk yang tidak memakai kaca mata, hal ini bisa jadi indikasi bahwa mata sedang mengalami gangguan. Untuk yang sudah memakai kaca mata minus, hal ini juga bisa mengindikasikan bahwa mata sudah tidak tercover sempurna dengan kaca mata yang saat ini digunakan.
Anda tergolong yang mana?
Semoga bermanfaat :)

Say Good Bye "Ngantuk"



Terkadang waktu kita belajar malam, mata kita terasa lelah atau biasa kita anggap kita mengantuk. Aku mempunyai beberapa trik untuk menghindari rasa kantuk tersebut datang di mata kita:
1.      Jangan pernah tiduran atau istirahat pada waktu belajar di tempat tidur, karena itu bisa menari kita untuk tidur dan enggan meningggalkan tempat tidur, apalagi saat musim hujan seperti saat ini kita merasakan hawa dingin dan enaknya tidurr.....
2.      Perhatikan posisi duduk anda agar selalu tegak. Posisi duduk yang tegak mampu memperlancar peredaran darah hingga ke otak. Saat posisi duduk tegak, pembuluh darah utama mendula oblongata bisa terbuka lebar seperti selang yang bulat. Jangan duduk terlalu menyandar atau menunduk. Posisi ini membuat saluran pembuluh darah terpencet sehingga peredaran darah terhambat.
3.      Jika kita merasa ngantuk, ambilah makanan kecil apa saja yang ada di rumahmu, karena dengan ngemil kita bisa menahan ngantuk. Namun tetap perhatikan agar tidak terlalu kenyang karena biasanya kalau terlalu kenyang bawaannya malah lebih ngantuk.
4.      Jika kita ngantuk, alihkan mata dari tulisan tulisan yg sedang kamu baca. kalo bisa, ya. Keluar rumah cari udara segar dan lihat bintang, bulan di langit. Kali aja ada bntang yg jatuh kan bisa minta permintaan.INGAT!! jangan sampai nonton tv atau lihat video karna itu bisa buat km lupa semua tentang apa yang kamu pelajari td.
5.      Pijatlah sendiri jari jari tanganmu di beberapa titik saraf, km akan terasa sakit bila pijatanmu mengenai saraf sarafnya, nah... maka dari itu rasa sakit tersebut bisa membuatmu bisa menahan ngantuk? bisa kamu celupkan kakimu ke wadah yg berisi air hangat.
6.      Hentikanlah kegiatan membacamu gantilah kegiatan tersebut dengan menulis atau mengerjakan soal soal dari buku. gerakkanlah badanmu agar badanmu terasa rileks wqaktu belajar, kalo bisa ya di usahaka gerakan senam Olahraga ringan juga terbukti mampu menghilangkan rasa ngantuk secara alami. Coba untuk sit up, push up, atau sedikit melakukan lompatan terbukti efektif untuk meningkatkan kembali kecepatan jantung Anda dalam memompa darah sehingga oksigen bisa masuk ke otak secara penuh.
7.      Minum seteguk air. Kesegaran air yang masuk ke dalam tubuh mampu menimbulkan sensasi segar luar biasa sehingga ngantuk pun akan hilang seketika. 
8.      Ini cara yg paling mujur!!! Bagi pecinta kopi minumlah segelas kopi hangat, karena kopi mengandung zat namanya zat kafein yg bisa menghilangkan rasa kantuk tersebut datang. untuk yg baru pertama atau yg jarang jarang minum manfaat kopi hangat ini bisa langsung di rasakan saat itu juga. Efek yg di berikan waktu kita minum kopi adalh detak jantung, nafas dan alat kerja organ dalam lainnya bisa semakin cepat, itu sebabnya mengapa kopi bisa membuat kita menghindari rasa mengantuk. Kopi juga memberi manfaat yg lain yaitu, menguatkan gigi gigi kita agar tidak keropos/berlubang.